Sab. Apr 25th, 2026

Tak Kunjung Pulang dari Kebun, Rafael Sistoyo Ditemukan Meninggal di Dasar Jurang

Way Kanan, Jejak Kriminal News.com — Seorang warga Kampung Bengkulu Jaya, Kecamatan Gunung Labuhan, Kabupaten Way Kanan, Lampung, bernama Rafael Sistoyo (60), ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan tidak kunjung pulang dari kebun.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban pada pagi hari Jum’at, 24/04/2026. berpamitan kepada keluarga untuk pergi ke kebun. Ia sempat kembali ke rumah untuk mengambil peralatan, sebelum akhirnya berangkat lagi menuju lokasi kebun miliknya.
Namun hingga sore hari, Rafael tak kunjung kembali. Keluarga yang mulai khawatir kemudian berinisiatif melakukan pencarian dengan dibantu warga sekitar.

Upaya pencarian tersebut berakhir tragis. Korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di dasar jurang pada Pkl. 19.30 wib, bersama sepeda motor yang digunakannya.

Sejumlah warga yang ikut dalam proses pencarian membenarkan bahwa korban pertama kali ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia. “Saat ditemukan, kondisi korban sudah tidak bernyawa di dasar jurang bersama motornya,” ujar salah satu warga setempat.

Keterangan serupa juga disampaikan oleh aparatur Kampung Bengkulu Jaya. Ia memastikan bahwa korban memang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia saat proses evakuasi dilakukan. “Benar, korban ditemukan oleh warga dalam keadaan sudah meninggal dunia. Selanjutnya langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga,” ujarnya.

Sementara itu, pihak kepolisian dari Polsek Gunung Labuhan membenarkan adanya peristiwa tersebut. “Benar telah terjadi peristiwa ditemukannya seorang warga dalam keadaan meninggal dunia. Saat ini kejadian tersebut masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut,” ujar perwakilan kepolisian.

Diduga, korban mengalami kecelakaan tunggal saat melintasi jalur menuju kebun yang dikenal memiliki medan curam dan berisiko. Hingga saat ini, belum ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Peristiwa ini menambah daftar kecelakaan di jalur perkebunan yang minim pengamanan. Warga diimbau untuk lebih berhati-hati saat melintas, terutama di area dengan kontur jalan ekstrem.

Jenazah korban telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

(Toni)

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *