Kam. Feb 26th, 2026

Terkait berita yang beredar di beberapa media online kepala desa porwodadi dalam angkat bicara.

Oplus_131072

Lampung selatan jejakkriminalnews.com,-Kejadian yang menimpa kepala desa porwodadi dalam, yang di beritakan miring oleh media online tidak seperti yang ada di berita.

Menurut kepala desa awal mula kejadian pertemuan kepala desa porwodadi dalam (Ngadiran) dan inisial HS untuk minta tolong penyelesaian masah beras,pak ngadiran diminta oleh HS untuk bertemu di daerah teluk Betung kota bandar Lampung.

Menurut pak ngadiran selaku kepala desa Purwodadi dalam, dengan adanya berita yang beredar bahwa dirinya diduga merayu istri orang artinya kalau itu menjadi tuntutan dari pihak suami yang mengatas namakan suami yang berinisial HS,dari awal pun dirinya sudah menanyakan terkait mengapa tidak membawa suami.

“,Saya mengenal inisial H waktu bertemu di teluk Betung,karena saya selaku kepala desa ingin mencoba untuk menyampaikan yang menjadi kesepakatan warga bahwa ada pemberian beras Bulog di waktu itu, berita acara pun ada kesepakatan dari warga pun sudah”,terangnya.

“,setelah pertemuan di teluk Betung seterusnya tidak ada pertemuan lagi,kami hanya komunikasi melalui via WhatsApp dengan HS bahwa dia saya percayakan mewakili dari 5 media saat itu, yang menganggap kebijakan itu adalah suatu kesalahan fatal”,ungkap pak ngadiran kepada media kamis 26/02/2026

“,memang beberapa hari yang lalu HS pernah menghubungi saya untuk mengajukan kemitraan dengan desa,akan tetapi sesuai aturan bupati Lampung selatan bahwa pendamping hukum itu tidak ada anggaran nya,sehingga permintaan HS tersebut saya tolak,tiba tiba di hari berikut nya terbit berita yang menyatakan bahwa saya mengganggu istri orang”,tambahnyam.

“,saya akui beberapa kali HS menghubungi saya via WhatsApp untuk meminta tolong kepada saya masalah dana,jujur kalau saya ada saya pasti kasih,pernah beberapa kali saya transfer walaupun nominal nya tidak besar,tapi itu adalah bentuk bahwa dia pernah membantu saya”,ungkapnya kembali.

“,pernah waktu itu HS meminta saya menemui dia dengan mengirimkan vidio pendek yang memperlihatkan di tempat seperti hotel atau penginapan tapi saya tidak pernah mau menemui”,tegas pak ngadiran.

Sementara itu Camat tanjung sari bapak R.Handoyo Soesilo,Sip,M terkait berita yang menimpah salah satu kepala desanya langsung memanggil pak ngadiran selaku kepala desa Purwodadi dalam
Untuk melakukan pembinaan.pertemuan itu bersama ketua adepsi desa kecamatan tanjung sari terkait berita miring di media online,camat tanjung sari menggali keterangan dari kepala desa porwodadi dalam, keterangan yang di dapat dari pak ngadiran selaku kepala desa porwodadi.

“,saya sudah memanggil kepala desa sebagai bentuk pembinaan,kalau memang berita tersebut benar maka pak ngadiran harus bertanggung jawab,tapi jika berita itu salah pak ngadiran juga harus memberikan klarifikasi kepada publik bahwa berita itu tidak benar.tapi menurut apa yang di ceritakan pak ngadiran kepada saya,menurut saya itu hanya suatu fitnah .”jelas pak Handoyo*(Tirta)

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *