Tanggamus – Bupati Tanggamus, Moh. Saleh Asnawi, menghadiri Sosialisasi Daerah Pemilihan (Dapil) MPR RI yang digelar Ahmad Muzani di Pekon Rantau Tijang, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, Rabu, 29 April 2026.

Kegiatan ini merupakan agenda resmi anggota MPR RI dari Dapil Lampung I (A-82) Fraksi Partai Gerindra yang dihadiri sejumlah pejabat daerah, tokoh politik, serta masyarakat setempat.
Turut hadir di antaranya Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar dan Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali, serta jajaran DPRD dan pengurus Partai Gerindra.
Dalam sambutannya, Muzani menekankan pentingnya masyarakat memahami peran dan tugas MPR sebagai lembaga tinggi negara.
“MPR memiliki tugas menjaga konstitusi dan memastikan nilai-nilai kebangsaan tetap hidup di tengah masyarakat. Ini penting dipahami oleh seluruh elemen bangsa,” ujar Muzani.
Tak hanya membahas kebangsaan, Muzani juga menyinggung kondisi ekonomi masyarakat, khususnya petani kopi di Lampung yang dinilai mulai mengalami peningkatan kesejahteraan.
“Dulu kopi kualitas super harganya Rp25 ribu, sekarang sudah di atas Rp50 ribu, bahkan ada yang mencapai Rp60 ribu. Ini kopi robusta Lampung yang kita banggakan,” katanya.
Ia juga mendorong pemerintah pusat untuk memberikan perhatian lebih terhadap pembangunan daerah, khususnya infrastruktur desa di Kabupaten Tanggamus.
“MPR mendorong program Inpres Jalan Daerah untuk Tanggamus,” tegasnya.
Selain itu, Muzani menyampaikan optimismenya terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Tanggamus di bawah kepemimpinan Bupati Moh. Saleh Asnawi dalam membangun daerah.
“Pemerintah Kabupaten Tanggamus saya lihat optimis dalam membangun daerahnya. Namun masyarakat juga perlu bersabar, karena membangun kabupaten tidak seperti membalikkan telapak tangan,” ungkapnya.
Ia juga menyinggung berbagai kebijakan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang disebutnya mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama petani.
“Dulu petani sulit mendapatkan pupuk subsidi, harga gabah rendah, dan infrastruktur banyak yang rusak. Sekarang pemerintah fokus memastikan pupuk mudah didapat, cepat, dan terjangkau agar petani bisa lebih sejahtera,” jelasnya.
Ia pun mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan sebagai kunci pembangunan daerah.
“Jika kita rukun dan bersatu, anak-anak bisa sekolah dengan baik, masyarakat bisa bekerja dengan tenang, dan pemerintah dapat membangun secara maksimal,” tutupnya.
Sementara itu, Bupati Tanggamus, Moh. Saleh Asnawi, menyambut baik kegiatan sosialisasi tersebut dan menilainya sebagai momentum untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.
“Sosialisasi Empat Pilar ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga persatuan dalam bingkai NKRI,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa semangat kebhinekaan harus menjadi kekuatan dalam membangun daerah.
“Perbedaan suku, agama, dan budaya bukan untuk memecah, melainkan menjadi modal besar dalam menciptakan keharmonisan dan kemajuan daerah,” tambahnya.
Acara kemudian ditutup dengan sesi dialog serta penyerapan aspirasi masyarakat terkait pembangunan infrastruktur, sektor pertanian, dan penguatan ekonomi desa.

