jejakkriminalnews.com, KALIANDA-LAMSEL- Pimpinan Cabang Perum Bulog Lampung Selatan, Fedrial Farhan, bikin kejutan dengan mendatangi Pasar Inpres Kalianda secara dadakan. Kedatangannya kali ini bukan tanpa alasan, melainkan untuk memantau langsung stok dan harga beras SPHP serta Minyakita di tingkat pedagang mitra Bulog.
Hasilnya? Secara umum pasokan pangan aman terkendali. Harga jual di pasaran juga rata-rata masih ramah kantong dan sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang dipatok pemerintah. “Alhamdulillah, hasil monitoring aman semua. Stoknya ada dan harga jual rata-rata sesuai HET,” kata Fedrial tersenyum. Meski begitu, namanya juga sidak dadakan, Fedrial sempat menemukan adanya pedagang nakal. Ada satu-dua lapak yang nekat menjual Minyakita di atas harga HET.
Tanpa basa-basi, bos Bulog Lampung Selatan ini langsung memberikan teguran di tempat dengan cara humanis. “Tadi sempat ketemu yang jual Minyakita kemahalan. Langsung saya ingatkan. Ingat ya, produk Bulog ini hadir untuk bantu masyarakat dapat harga murah, jadi jangan ambil untung kelewatan,” tegasnya.
Bagi para pedagang lain di Pasar Inpres Kalianda yang belum kebagian stok beras SPHP atau Minyakita, Fedrial punya kabar baik. Bulog Lampung Selatan membuka pintu lebar-lebar bagi yang ingin bergabung menjadi mitra resmi.
“Banyak pedagang yang curhat kesulitan dapat stok. Langsung saya arahkan buat daftar jadi mitra ke kantor Bulog Lampung Selatan. Syaratnya gampang, biar mereka bisa ikut jualan produk Bulog yang murah dan berkualitas,” tambahnya. Di akhir sidaknya, Fedrial menegaskan bahwa Bulog Lampung Selatan berkomitmen penuh untuk terus mengawal program ketahanan pangan pemerintah demi kesejahteraan warga Lampung Selatan.(‘)

